Posts

Makna: Pandangan Jahat dan Pelindungnya

🌹❤️🌺Makna: Pandangan Jahat dan Pelindungnya🌺🌹 Makna dari Ayat Al-Qur’an: Alqolam (68) ; 51 وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ “Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir saja menjatuhkanmu dengan pandangan mereka ketika mereka mendengar Al-Qur’an, dan mereka berkata: ‘Sesungguhnya dia benar-benar orang gila.’” Makna “Pandangan yang Jahat” (Al-‘Ain / Mata Hasad) 1. Pandangan yang lahir dari hasad Pandangan jahat sering berasal dari hati yang iri terhadap nikmat orang lain. Dalam Surah Al-Falaq Allah mengajarkan berlindung: وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “Dan dari kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki.”  Makrifatnya: Hasad adalah api batin yang mencari sasaran melalui pandangan. 2. Pandangan yang membawa energi kebencian Tidak semua mata memandang dengan cinta. Sebagian pandangan membawa tekanan ruhani, kebencian, atau niat buruk. Makrifatnya: Hati memancar melalui mata; mata hanyalah...

Makna; Takut dan Sedih

🌹🌺❤️Makna; Takut dan Sedih❤️🌹🌺 Makna dari Ayat Alquran; يَا عِبَادِ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ Al-Quran 43:68:”Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati”. 1, Takut dan sedih adalah dua ujian hati manusia     Takut biasanya berkaitan dengan masa depan, sedangkan sedih berkaitan dengan masa lalu. Al-Qur’an sering menenangkan keduanya dengan kalimat:     “Lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yahzanūn” — tidak takut dan tidak bersedih. 2, Takut lahir dari lemahnya tawakal     Ketika hati terlalu bergantung pada sebab dunia, ia mudah takut kehilangan harta, manusia, jabatan, dan keamanan. Tawakal kepada Allah mengubah rasa takut menjadi ketenangan. 3, Sedih muncul karena keterikatan hati     Semakin kuat keterikatan pada dunia, semakin dalam kesedihan saat kehilangan. Ahli makrifat memandang sedih sebagai tanda hati masih terpaut selain Allah. 4, Takut yang terpuji adal...