Posts

Tasbih, Doa & Ziarah Malam Nisfu Syaban

❤️🌹🌺Tasbih, Doa & Ziarah Malam Nisfu Syaban🌹🌹❤️ 📜 ثَوَابُ أَعْمَالِ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ Pahala amalan malam pertengahan Sya‘ban. Makrifat: Malam Nishfu Sya‘ban adalah malam tajalli rahmat dan pembukaan lembar takdir tahunan. 🕊 Riwayat Nabi ﷺ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ: Rasulullah ﷺ bersabda: كُنْتُ نَائِمًا لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَأَتَانِي جَبْرَئِيلُ (سَلَامُ اللَّهِ عَلَيْهِ) Aku sedang tidur pada malam pertengahan Sya‘ban, lalu Jibril datang kepadaku. Makrifat: Datangnya Jibril menandakan malam ini memiliki nilai langit, bukan sekadar waktu biasa. فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ أَتَنَامُ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ؟ Ia berkata: Wahai Muhammad, apakah engkau tidur di malam ini? Makrifat: Isyarat bahwa malam ini bukan malam kelalaian, tetapi malam kesadaran ruhani. قَالَ: هِيَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ Ini adalah malam pertengahan Sya‘ban. قُمْ يَا مُحَمَّدُ Bangunlah wahai Muhammad. Makrifat: “Bangun” bukan hanya fisik, tetapi...

Makna :Intiẓār al-Faraj (انتظار الفرج) Menanti Pertolongan Allah

Intiẓār al-Faraj (انتظار الفرج) secara bahasa berarti menanti kelapangan/pertolongan. Dalam tradisi Ahlul Bait (as), ia sering dikaitkan dengan penantian kemunculan Imam al-Mahdi (af). Berikut 10 makna mendalamnya—lahir, batin, hingga makrifat: 1️⃣ Menanti Pertolongan Allah Sikap yakin bahwa setiap kesempitan ada faraj (QS. Al-Insyirah: 5–6). ayat  “Fa inna ma‘al ‘usri yusrā” punya hubungan langsung dengan konsep Intiẓār al-Faraj (menanti kelapangan) — yang sering Anda kaji dari sisi Qur’an, hadis Ahlul Bayt, dan makrifat. 🌿 1️⃣ Hubungan Makna Lahir (Zahir)     فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا Intizhar artinya: Menunggu faraj (kelapangan/kemunculan pertolongan Allah) 🔎 Hubungannya: • Ayat ini adalah janji universal Allah • Intizhar adalah sikap batin terhadap janji itu Ayat = Janji Intizhar = Keyakinan aktif terhadap janji Tanpa keyakinan pada “ma‘al ‘usri yusrā”, seseorang tidak akan mampu ber-intizhar. 🌿 2️⃣ Dalam Perspektif Hadis Ahlul Bayt; Rasulullah ﷺ bers...

Makna Makrifatullah

Makna Makrifatullah (ma‘rifatullāh) yang disusun bertingkat — dari pemahaman dasar sampai kedalaman hakikat — selaras dengan pendekatan Al-Qur’an, hadis, dan nuansa makrifat Ahlul Bait (as):   1️⃣ Makrifat Rububiyah Mengenal Allah sebagai Rabb (Pencipta, Pemelihara, Pengatur). Dalil: “Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn” (QS Al-Fatihah: 2) Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.” 📝 Makna kata per kata • Al-ḥamdu = segala pujian (pujian sempurna, dengan cinta dan pengagungan) • lillāh = milik Allah • Rabb = Tuhan, Pemelihara, Pendidik, Pengatur • al-‘ālamīn = seluruh alam (segala makhluk di semua dimensi) 📖 Tafsir Lahir; 1. Semua pujian hakikatnya kembali kepada Allah, karena setiap kebaikan berasal dari-Nya. 2. Allah disebut Rabb, bukan sekadar Khāliq (Pencipta), karena Dia: • Menciptakan    • Memelihara • Mendidik  • Menyempurnakan makhluk sedikit demi sedikit 3. ‘Ālamīn mencakup alam manusia, malaikat, jin, hewan, bahkan alam yang tidak k...