Posts

Makna Asyura dan Karbala

Makna Setiap Hari Asyura Dalam pandangan makrifat dan hakikat Ahlul Bait (as), Asyura bukan hanya satu hari sejarah, tetapi perjalanan ruhani yang dilalui hati seorang mukmin. Setiap hari Asyura dapat dipahami sebagai tahapan perjalanan menuju Allah. 1. Hari Kesadaran (اليقظة) Saat hati terbangun dari kelalaian dan menyadari bahwa dunia tidak kekal. 2. Hari Pilihan (الاختيار) Seperti para sahabat Imam Husain (as), setiap manusia harus memilih antara kebenaran dan kebatilan. 3. Hari Kesetiaan (الوفاء) Menepati janji kepada Allah, Rasulullah ﷺ, dan Ahlul Bait (as). 4. Hari Pengorbanan (التضحية) Melepaskan apa yang dicintai demi ridha Allah. 5. Hari Kesabaran (الصبر) Meneladani kesabaran Imam Husain (as), Sayyidah Zainab (as), dan para syuhada Karbala. 6. Hari Cinta (المحبة) Mencintai Allah melalui kecintaan kepada para wali-Nya. 7. Hari Tangisan (البكاء) Air mata yang lahir dari ma’rifat menjadi sarana penyucian hati. 8. Hari Penyerahan (التسليم) Menerima keputusan Allah sebagaimana Imam...

Amalan Akhir & Awal Tahun Hijrah, Makrifatnya

🌹❤️🌺Amalan Akhir & Awal Tahun Hijrah, Makrifatnya❤️🌹🌺 يَوْمُ الْخِتَامِ لِلسَّنَةِ الْعَرَبِيَّةِ “Pada hari penutupan tahun Hijriah (Arab).” ذَكَرَ السَّيِّدُ فِي (الْإِقْبَالِ) “As-Sayyid (Ibnu Thawus) menyebutkan dalam kitab Al-Iqbāl.” طِبْقًا لِبَعْضِ الرِّوَايَاتِ “Berdasarkan sebagian riwayat.” أَنَّهُ يُصَلَّى فِيهِ رَكْعَتَانِ “Bahwa pada hari itu dikerjakan shalat dua rakaat.” بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ “Dengan membaca Surah Al-Fatihah.” وَعَشْرِ مَرَّاتٍ سُورَةُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ “Dan sepuluh kali Surah Qul Huwallāhu Aḥad (Al-Ikhlas).” وَعَشْرِ مَرَّاتٍ آيَةُ الْكُرْسِيِّ “Dan sepuluh kali Ayat Kursi.” ثُمَّ يُدْعَى بَعْدَ الصَّلَاةِ بِهٰذَا الدُّعَاءِ “Kemudian setelah shalat dibacakan doa berikut ini.” Makrifat Per Kalimat يَوْمُ الْخِتَامِ لِلسَّنَةِ الْعَرَبِيَّةِ Makrifat: Penutupan tahun bukan sekadar berakhirnya waktu, tetapi berakhirnya satu lembar perjalanan ruh menuju Allah. Setiap tahun adalah satu bab dari kitab kehidupan yang kelak dibuka pada Hari Per...

Makna Jasad Ruhani Ilmu

Makna Jasad Ruhani Ilmu Dalam perspektif Al-Qur’an, hadis Nabi ﷺ, ajaran Ahlul Bait, dan penjelasan para ahli ma’rifat, “Jasad Ruhani Ilmu” adalah gambaran bahwa ilmu sejati bukan sekadar informasi dalam otak, tetapi sebuah realitas hidup yang membentuk hati, akhlak, dan ruh manusia. Sebagaimana Amirul Mukminin Imam Ali bin Abi Thalib as menggambarkan ilmu memiliki kepala, mata, telinga, hati, tangan, kaki, dan seterusnya. 1. Ilmu Adalah Makhluk Cahaya dalam Hati.  Makna; Ilmu hakiki bukan tulisan dalam buku, melainkan cahaya yang hidup dalam qalbu. Isyarat Makrifat; Ketika ilmu masuk ke hati, ia berubah menjadi nur yang menerangi seluruh kehidupan.  Hakikat;Jasad ruhani ilmu tersusun dari cahaya, bukan materi. 2. Tawadhu’ Adalah Kepala Ilmu Makna; Kepala mengendalikan tubuh. Demikian pula tawadhu’ mengendalikan seluruh manfaat ilmu. Hakikat; Jika ilmu melahirkan kesombongan, berarti ruh ilmu belum hidup. 3. Pemahaman Adalah Telinga Ilmu Makna; Banyak orang mendengar ilmu teta...