Makna Menjadikan Setan Musuh
Makna tadabbur dari ayat: إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ “Sesungguhnya setan itu musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh(mu). Sesungguhnya ia hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fāṭir: 6) 1. Setan adalah musuh hakiki manusia; Allah tidak mengatakan mungkin, tetapi “inna” (sesungguhnya) sebagai penegasan. Ini menunjukkan permusuhan setan itu nyata, lama, dan berakar sejak kisah Nabi Adam a.s. 2. Permusuhan setan bersifat spiritual; Musuh terbesar bukan yang melukai jasad, tetapi yang ingin merusak iman, hati, niat, dan akhirat kita. 3. Perintah aktif untuk memusuhinya;”Fattakhidzūhu ‘aduwwā” berarti jangan pasif. Kita diperintah sadar, waspada, dan melawan bisikannya dengan dzikir, ilmu, dan taat. 4. Setan menyerang lewat tipu daya, bukan paksaan; Ia tidak memaksa, tapi menghias dosa agar tampak indah, membuat maksiat ...