Makna: Ridho dari Hadis Nabi saw
❤️🌹🌺Makna: Ridho dari Hadis Nabi saw🌺🌹❤️ الرِّضَا بِمَكْرُوهِ الْقَضَاءِ أَرْفَعُ دَرَجَاتِ الْيَقِينِ Hadis diriwayatkan dari Imam Ali As-Sajjad as ( Tuhaful Uqul 200:205) قَالَ الإِمَامُ عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ (عَلَيْهِ السَّلَامُ): الرِّضَا بِمَكْرُوهِ الْقَضَاءِ أَرْفَعُ دَرَجَاتِ الْيَقِينِ. (تحف العقول، ص 200–205) “Ridha terhadap ketentuan Allah yang tidak disukai (oleh diri dan hawa nafsu) adalah setinggi-tinggi derajat keyakinan (yaqin).” Makna Hadis Imam Zainal Abidin (as) mengajarkan bahwa ukuran tertinggi keimanan bukan hanya sabar ketika ditimpa musibah, tetapi ridha terhadap keputusan Allah. * Sabar: menahan diri dari keluh kesah. * Ridha: hati menerima dan melihat hikmah Allah di balik peristiwa itu. * Yaqin: keyakinan yang mantap bahwa Allah Maha Bijaksana, Maha Pengasih, dan tidak menetapkan sesuatu kecuali ada kebaikan di dalamnya. Makrifat Hadis Bagi para arifin, ridha lahir dari penyaksian bahwa:”Tidak ada pelaku hakiki selain Allah, dan tidak ada pilihan yang ...