Posts

Makna ; “Laa ilaha illallah”, Bentengku

Kalimat “لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ حِصْنِي فَمَنْ دَخَلَ حِصْنِي أَمِنَ مِنْ عَذَابِي (Lā ilāha illallāh ḥiṣnī fa man dakhala ḥiṣnī amina min ʿadhābī) adalah Hadis Silsilah al-Dzahab dari Imam Ridha a.s. yang sangat agung. Maknanya: tauhid adalah benteng keselamatan dari azab Allah. Dalam riwayat lanjutannya Imam bersabda: “bi syurūṭihā wa anā min syurūṭihā” — dengan syarat-syaratnya, dan aku termasuk syaratnya.   Makna irfani, Qurani, dan wilayah Ahlul Bayt: 1) Tauhid adalah benteng ruhani “Hisni” (benteng-Ku) menunjukkan bahwa kalimat tauhid bukan sekadar lafaz, tapi perlindungan ruh dari syirik, nifaq, dan waswas setan. 2) Masuk benteng berarti masuk ubudiyah total “Man dakhala” bukan hanya mengucapkan, tetapi masuk dengan hati, akal, amal, dan akhlak ke dalam penghambaan murni. 3) Aman dari azab dunia sebelum akhirat Azab tidak hanya neraka, tapi juga gelisah, keras hati, putus asa, dan hidup tanpa cahaya hidayah. Tauhid sejati menenangkan jiwa. 4) Benteng tauhid punya pintu...

Amalan Bulan Haram Pertama (Zulqaidah)

Bulan Dzulqa’dah adalah bulan pertama dari bulan-bulan suci yang telah disebut oleh Allah Yang Mahatinggi dalam Al-Qur’an. Sedang tiga bulan yang lainnya (Zulhijjah, Muharam dan Rajab) Sayyid Ibn Tawus menjelaskan bahwa bulan ini adalah bulan dikabulkannya doa-doa dalam kesulitan.  Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad (s.a.w.a.) menyebutkan pahala yang besar bagi orang yang melaksanakan shalat khusus pada hari-hari Ahad di bulan Dzulqa’dah.  Beliau menambahkan bahwa taubat mereka akan diterima, dosa-dosa mereka diampuni, musuh-musuh mereka akan diridhakan terhadap mereka pada Hari Kiamat, diwafatkan dalam keadaan beriman, dianugerahi agama yang benar, dilapangkan dan diterangi kuburnya, orang tua mereka diridhai, dosa orang tua dan keturunan mereka diampuni, diberikan rezeki yang luas, serta dimudahkan oleh Malaikat Maut dan dipermudah keluarnya ruh dari jasad mereka. Cara melaksanakan shalat ini: Seseorang mandi pada hari Ahad, kemudian berwudhu, lalu mengerjakan shalat empat rak...

Makna Menjadikan Setan Musuh

Makna tadabbur dari ayat: إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ “Sesungguhnya setan itu musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh(mu). Sesungguhnya ia hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fāṭir: 6)   1. Setan adalah musuh hakiki manusia; Allah tidak mengatakan mungkin, tetapi “inna” (sesungguhnya) sebagai penegasan. Ini menunjukkan permusuhan setan itu nyata, lama, dan berakar sejak kisah Nabi Adam a.s. 2. Permusuhan setan bersifat spiritual; Musuh terbesar bukan yang melukai jasad, tetapi yang ingin merusak iman, hati, niat, dan akhirat kita. 3. Perintah aktif untuk memusuhinya;”Fattakhidzūhu ‘aduwwā” berarti jangan pasif. Kita diperintah sadar, waspada, dan melawan bisikannya dengan dzikir, ilmu, dan taat. 4. Setan menyerang lewat tipu daya, bukan paksaan; Ia tidak memaksa, tapi menghias dosa agar tampak indah, membuat maksiat ...