Doa Malam Kedua Romadhon
🌺🌹❤️Doa Malam Kedua Romadhon❤️🌹🌺
دعاء يا إله الأوّلين والآخرين
يَا إِلٰهَ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ، وَإِلٰهَ مَنْ بَقِيَ، وَإِلٰهَ مَنْ مَضَى، رَبَّ السَّمٰوَاتِ السَّبْعِ وَمَنْ فِيهِنَّ، فَالِقَ الْإِصْبَاحِ، وَجَاعِلَ اللَّيْلِ سَكَنًا، وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا، لَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ، وَلَكَ الْمَنُّ وَلَكَ الطَّوْلُ، وَأَنْتَ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ.
أَسْأَلُكَ بِجَلَالِكَ سَيِّدِي وَبِجَمَالِكَ مَوْلَايَ، أَنْ تُصَلِّيَ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَأَنْ تَغْفِرَ لِي وَتَرْحَمَنِي وَتَتَجَاوَزَ عَنِّي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
Yā Ilāhal-awwalīna wal-ākhirīn, wa Ilāha man baqiya, wa Ilāha man maḍā, rabba as-samāwātis-sab‘i wa man fīhinna, fāliqal-iṣbāḥ, wa jā‘ilal-layli sakanan, wasy-syamsa wal-qamara ḥusbānan, lakal-ḥamdu wa lakasy-syukr, wa lakal-mannu wa lakath-ṭawl, wa antal-wāḥidus-ṣamad.
As’aluka bijalālika sayyidī wa bijamālika mawlāy, an tuṣalliya ‘alā Muḥammadin wa āli Muḥammad, wa an taghfira lī wa tarḥamanī wa tatajāwaza ‘annī, innaka antal-ghafūrur-raḥīm.
1. Wahai Tuhan orang-orang terdahulu dan yang kemudian, Tuhan siapa yang masih ada dan Tuhan siapa yang telah berlalu.
2. Tuhan tujuh langit dan siapa saja yang ada di dalamnya.
3. Yang membelah fajar, yang menjadikan malam untuk ketenangan, dan matahari serta bulan sebagai perhitungan waktu.
4. Bagi-Mu segala puji, bagi-Mu segala syukur, bagi-Mu segala anugerah dan karunia panjang. Engkau Maha Esa lagi Maha Tempat Bergantung.
5. Aku memohon kepada-Mu dengan keagungan-Mu wahai Tuanku, dan dengan keindahan-Mu wahai Pelindungku,
6. agar Engkau melimpahkan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,
7. serta mengampuniku, merahmatiku, dan memaafkan aku.
8. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
⸻
🌟 Makrifat (Dimensi Pengenalan Ruhani)
Sebagaimana sering Anda dalami tentang makrifat dan hakikat doa-doa Ahlulbait, doa ini adalah perjalanan tauhid kosmik menuju tauhid personal.
1️⃣ Tauhid Zaman dan Eksistensi
“Ilah al-awwalin wal-akhirin” → Allah bukan sekadar Tuhan sejarah, tetapi Tuhan seluruh rentang wujud.
Dalam makrifat:
• Awal = asal ruh kita
• Akhir = tempat kembali
• Yang tersisa dan yang telah pergi = seluruh arus takdir
Seorang arif melihat bahwa tidak ada satu pun detik yang lepas dari rububiyah-Nya.
2️⃣ Tauhid Kosmos
Rabb as-samawat… Faliq al-isbah…
Ini isyarat bahwa:
• Fajar = cahaya kesadaran
• Malam = fana dan ketenangan ruh
• Matahari & bulan = siklus maqam spiritual
Makrifatnya:
Allah membelah “kegelapan nafsu” dengan fajar hidayah.
3️⃣ Tauhid Asma (Nama-Nama Allah)
Al-Wahid → keesaan zat
As-Shamad → tempat bergantung semua wujud
Dalam makrifat:
Ketika hati sampai pada “Ash-Shamad”, ia berhenti berharap pada makhluk.
4️⃣ Jalal dan Jamal
Doa ini memohon dengan dua wajah Allah:
• Jalal (Keagungan) → rasa takut, haibah
• Jamal (Keindahan) → cinta, rindu
Perjalanan ruh selalu antara jalal dan jamal.
Takut tanpa cinta → kering.
Cinta tanpa takut → lalai.
5️⃣ Shalawat sebagai Jalan Tajalli
Menyebut Muhammad dan Aali Muhammad adalah jalan menerima rahmat.
Dalam riwayat Ahlulbait, shalawat adalah pembuka pintu pengampunan.
✨ Hakikat Terdalam Doa Ini
Hakikat doa ini adalah:
Mengakui bahwa seluruh kosmos berada dalam genggaman-Nya,
lalu kembali sebagai hamba yang meminta ampun.
Awalnya menyebut langit, fajar, matahari, bulan —
akhirnya hanya tinggal:
“ampuni aku…”
Itulah perjalanan makrifat:
Dari melihat alam…
Menuju melihat Dzat…
Lalu kembali kepada kehinaan diri di hadapan-Nya.
⸻
Comments
Post a Comment