Doa 10 Nur (Cahaya) Buat Kesuksesan Dunia dan Akhirat (Puncaknya Berjumpa dengan Imam Zaman afs / Imam Mahdi as serta Para Leluhurnya Hingga Rasulullah saw dan Az-Zahra as)
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ
أَنْ تُصَلِّيَ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ
نَبِيِّ رَحْمَتِكَ،
وَكَلِمَةِ نُورِكَ،
١، وَأَنْ تَمْلَأَ قَلْبِي نُورَ اليَقِينِ،
٢، وَصَدْرِي نُورَ الإِيمانِ،
٣، وَفِكْرِي نُورَ النِّيَّاتِ،
٤، وَعَزْمِي نُورَ العِلْمِ،
٥، وَقُوَّتِي نُورَ العَمَلِ،
٦، وَلِسانِي نُورَ الصِّدْقِ،
٧، وَدِينِي نُورَ البَّصائِرِ مِنْ عِنْدِكَ،
٨، وَبَصَرِي نُورَ الضِّياءِ،
٩، وَسَمْعِي نُورَ الحِكْمَةِ،
١٠، وَمَوَدَّتِي نُورَ المُوالاةِ
لِمُحَمَّدٍ وَآلِهِ عَلَيْهِمُ السَّلامُ،
حَتَّىٰ أَلْقاكَ
وَقَدْ وَفَيْتُ بِعَهْدِكَ وَمِيثاقِكَ،
فَتُغَشِّيَنِي رَحْمَتُكَ،
يا وَلِيُّ يا حَمِيدُ،
Ya Allah! Sesungguhnya daku memohon kepada-Mu limpahkanlah shalawat dan salam kapada baginda Muhammad, nabi rahmat-Mu dan kalimat cahaya-Mu.
2, dada kami dengan cahaya keimanan,
3, pikiran kami dengan cahaya niat,
4, tekad kami dengan cahaya ilmu,
5, kekuatan kami dengan cahaya amal,
6, lisan kami dengan cahaya kebenaran,
7, agama kami dengan cahaya penglihatan dari sisi-Mu,
8, pandangan kami dengan cahaya petunjuk,
9, pendengaran kami dengan cahaya hikmah,
10, kecintaan kami dengan cahaya wilayah (kecintaan) kepada Muhammad beserta keluarganya.
dalam keadaan kami telah memenuhi janji dan sumpah setia kami pada-Mu,
Engkau sirami kami dengan rahmat-Mu,
Duhai yang maha pengasih dan maha terpuji.
Allahumma kun liwaliyyika ,,,,
Rumah Diri dan Jiwa yang luas memerlukan cahaya dan penerangan yang luas juga banyak dan meliputi semuanya.
Cahaya (Nur) spiritual yang diperlukan menurut manusia Cahaya yang terakhir yaitu Imam zaman/Imam Mahdi afs ada 10 cahaya dalam tuntunan doa setelah kita berziarah dengan ziarah Aali Yasin (Ziarah keluarga Yasin, keluarga Rasulullah saw, Ziarah yang dinisbahkan kepada shohibuz Zaman atau Imam Mahdi afs)
1, Cahaya Qolbu buat penerang Keyakinan
2, Cahaya Dada ( Shodr) buat penerang Iman
3, Cahaya Fikiran buat penerang Niat
4, Cahaya Tekad ( Azmi) buat penerang Ilmu
5, Cahaya Kekuatan (alquwwah) buat penerang amal perbuatan
6, Cahaya Ucapan (Lisan) buat penerang tutur kata yang benar
7, Cahaya Agama buat penerang melihat Semua Kekuasaan Allah
8, Cahaya Pandangan buat penerang kehidupan
9, Cahaya Pendengaran buat penerang Hikmah
10, Cahaya Kecintaan (Mawaddah) buat penerang agar selalu taat pada Nabi Muhammad Rasulullah saw dan Ahlul baytnya yang suci.
10 Ayat Quran ; Amal Perbuatan akan kembali ke diri sendiri
1, Yang Melihat ( Meyakini Kebenaran) hasilnya dan manfaatnya akan kembali pada dirinya
------------------
قَدْ جَاءَكُم بَصَائِرُ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَنْ أَبْصَرَ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ عَمِيَ فَعَلَيْهَا ۚ وَمَا أَنَا عَلَيْكُم بِحَفِيظٍ
Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu).
2, Yang Beramal Sholeh akan kembali padanya
------------------
مَّنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya.
3, Yang Bersyukur akan dikembalikan pada dirinya
------------------
قَالَ الَّذِي عِندَهُ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِندَهُ قَالَ هَٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".
4, Yang Mensucikan dirinya (Yg berzakat) hasilnya akan dikembalikan padanya
------------------
وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ وَإِن تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۗ إِنَّمَا تُنذِرُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ ۚ وَمَن تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu).
5, Yang Berjihad (Bersungguh-Sungguh) juga manfaatnya akan dikembalikan padanya
------------------
وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
6, Yang memberi petunjuk, maka petunjuk itu akan dia dapatkan kembali
------------------
مَّنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا
Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
7, Yang kikir atau pelit juga akan dia dapatkan kepelitan dalam hidupnya
------------------
هَا أَنتُمْ هَٰؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبْخَلُ ۖ وَمَن يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَن نَّفْسِهِ ۚ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنتُمُ الْفُقَرَاءُ ۚ وَإِن تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُم
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.
8, Yang Nakasa (Melanggar janji) maka akan balik padanya
------------------
إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا
Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
9, Yang Yaksib isman ( Yang mengerjakan dosa) maka akan balik padanya
------------------
وَمَن يَكْسِبْ إِثْمًا فَإِنَّمَا يَكْسِبُهُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Barangsiapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
10, Yang memiliki Absoro (Bukti kebenaran) juga akan kembali padanya
------------------
قَدْ جَاءَكُم بَصَائِرُ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَنْ أَبْصَرَ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ عَمِيَ فَعَلَيْهَا ۚ وَمَا أَنَا عَلَيْكُم بِحَفِيظٍ
Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu).
Comments
Post a Comment