Sholat Idul Fitri/Adha Menurut ajaran Ahlul Bayt Nabi Saw

🌺❤️🌹Sholat Idul Fitri/Adha Menurut ajaran Ahlul Bayt Nabi Saw❤️🌺🌹

Hukum
Sholat 'Ied hukumnya wajib ketika masa hadir Imam a..s. dan Mustahab di masa ghaib beliau, dilaksanakan sendirian atau jamaah dengan niat Rajaa an, dan si Imam menanggung bacaan fatihah dan surat ma'mum.

Waktu
Waktu Sholat 'Ied dimulai dari terbit fajar (subuh) sampai tergelincirnya matahari (Zawal/waktu dhuhur) dan tidak ada Qodho' jika telah lewat waktunya.

Caranya
Sholat 'Ied terdiri dari dua rokaat dengan membaca Al- fatihah dan surat Al-A'laa pada rokaat yang petama danAsy-Syams pada rokaat yang kedua.

Setelah surat pada rokaat pertama bertakbir 5 (lima) kali dan berqunut pada setiap takbir. Takbir ke enam rukuk

dan pada rokaat kedua setelah surat bertakbir 4 (Empat) kali dan berqunut pada setiap takbir. Takbir kelima

Pada qunut boleh dibaca doa apa saja, namun lebih baiknya jika membaca qunut, seperti di bawah ini :
اللَّهُمَّ أهلَ الكَبرياءِ وَالعَظَمَةِ، 
وَأهلَ الجودِ وَالجَبَروتِ، 
وَأهلَ العَفوِ وَالرَّحمَةِ، 
وَأهلَ التَّقوى وَالمَغفِرَةِ، 
أسألُكَ بِحَقِّ هذا اليَومِ الَّذي جَعَلتَهُ لِلمُسلِمينَ عيداً، وَلِمُحَمَّدٍ (صلّى الله عليه و آله) ذُخراً وَشَرَفَاً وَمَزيداً، 
أن تُصَلّيَ عَلى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمّدٍ، 
وَأن تُدخِلَني في كُلِّ خَيرٍ أدخَلتَ فيهِ مُحَمَّداً وَآلَ مُحَمَّدٍ، 
وَأن تُخرِجَني مِن كُلِّ سوءٍ 
أخرَجتَ مِنهُ مُحَمَّداً وَآلَ مُحَمَّدٍ 
صَلَواتُكَ عَلَيهِ وَعَلَيهِم. 
اللَّهُمَّ إنّي أسألُكَ خَيرَ ما سألَكَ مِنهُ 
عِبادُكَ الصَّالِحونَ، 
وَأعوذُ بِكَ فيهِ مِمّا استَعاذَ مِنهُ 
عِبادُكَ الصَّالِحونَ.

Bismillâhirrohmannirrohîm, Allâhumma sholli ‘alâMuhammad wa ‘âli Muhammad, Allâhumma ahlal kibriyâ î wal ‘azhomah, wa ahlal jûdi wal jabarûti, wa ahlal ‘afwi war rohmah, wa ahlat taqwâ wal maghfiroh,as aluka bihaqqi hâdzal yaum alladzî ja’altahû lilmuslimîna ‘îdan, wali muhammadin shollallâhu 'alaihi wa âlihi dzuhron wasyarofan wa karômatan wa madzîdan an tusholli 'alâ Muhammadin wa âli Muhammadin, wa an tud khilanî fî kulli khoirin ad- kholta fîhî Muhammadan wa âli Muhammadin, wa an tukhrijanî min kulli sû in akhrojta minhu Muhammadan wa âla Muhammadin Allâhumma inî as aluka khoiro mâ sa alaka bihî 'ibâdukash shôlihûn, wa a 'ûdzubika mimmas ta'âdzaka minhu 'ibâdukal mukhlishûn

Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang, Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad, Ya Allah duhai Pemilik Kemuliaan dan Keagungan, Pemilik Kedermawanan dan Kekuasaan, Pemilik ampunan dan kasih sayang, pemilik kekuatan dan pengampunan, Daku memohon dengan kebenaran hari ini, yang dijadikan oleh kaum muslimin „ied (hari raya), Dan untuk Nabi Muhammad dan keluarganya sebagai (cahaya) penerang, kemuliaan, karomah, keunggulan maka sampaikan sholawat untuk Muhammad dan keluarganya, Masukkan daku di setiap kebaikan yang Nabi Muhammad dan keluarganya berada, Keluarkan daku di setiap keburukan yang Nabi Muhammad dan keluarga tidak berada di situ limpahkanlah sholawat untuknya dan keluarganya Ya Allah daku memohon kebaikan yang dimohon oleh hamba-hamba-Mu yang sholeh, Hamba berlindung dan yang dimohonkan perlindungan oleh hamba-Mu yang Ikhlash

Catatan
1. Mustahab pada sholat 'Ied mengeraskan bacaan, mengangkat tangan ketika takbir, sholat di tanah langsung (kecuali di Makkah), dan makruh di tempat yang beratap.

2. Jika dilaksanakan berjamaah maka dengan niat Rojaa an si Imam berkhutbah dengan dua khutbah setelahnya.

3. Tidak ada Adzan dan Iqamah sebelum sholat, namunMustahab bagi muadzdzin untuk menyeru Ash-Sholahsebanyak tiga kali. 

4, Setelah shalat, membaca Tasbih Zahra (as).

5, DOA SUJUD 
1, اَعُوْذُ بِكَ مِنْ نَارٍ حَرُّهَا لَا يُطْفٰى
Aku berlindung kepada-Mu dari api yang panasnya tidak pernah padam,
2, وَ جَدِيْدُهَا لَا يَبْلٰى
yang nyalanya tidak pernah usang,
3, وَ عَطْشَانُهَا لَا يَرْوٰى
dan kehausannya tidak pernah terpuaskan.
🤲 PIPI KANAN
اِلٰهِيْ لَا تُقَلِّبْ وَجْهِيْ فِيْ النَّارِ
Wahai Tuhanku, jangan Engkau balikkan wajahku ke dalam neraka,
بَعْدَ سُجُوْدِيْ وَ تَعْفِيْرِيْ لَكَ
setelah sujud dan kehinaanku di hadapan-Mu,
بِغَيْرِ مَنٍّ مِنِّيْ عَلَيْكَ
bukan karena jasaku kepada-Mu,
بَلْ لَكَ الْمَنُّ عَلَيَّ
tetapi Engkaulah yang memiliki karunia atas diriku.
🤲 PIPI KIRI
اِرْحَمْ مَنْ اَسَاۤءَ وَ اقْتَرَفَ
Kasihanilah orang yang berbuat buruk dan berdosa,
وَ اسْتَكَانَ وَ اعْتَرَفَ
yang tunduk dan mengakui (kesalahannya).
🤲 SUJUD KEMBALI
اِنْ كُنْتُ بِئْسَ الْعَبْدُ
Jika aku adalah seburuk-buruk hamba,
فَاَنْتَ نِعْمَ الرَّبُّ
maka Engkau adalah sebaik-baik Tuhan,
عَظُمَ الذَّنْبُ مِنْ عَبْدِكَ
dosaku telah besar,
فَلْيَحْسُنِ الْعَفْوُ مِنْ عِنْدِكَ يَا كَرِيْمُ
maka perindahlah ampunan dari sisi-Mu, wahai Yang Maha Mulia.
🔁 DZIKIR
اَلْعَفْوَ اَلْعَفْوَ
Ampunan… ampunan… (diulang 100 kali)
📜 PENUTUP NASIHAT
Kalimat:
Jangan habiskan hari ini dengan kelalaian, karena engkau tidak tahu apakah amalmu diterima atau ditolak.
Kalimat:
Jika berharap diterima, maka bersyukurlah.
Kalimat:
Jika khawatir ditolak, maka bersedihlah dengan sungguh-sungguh.

Khutbah Idul Fitri yang dinukil dari Imam Ali ibn Abi Talib as

🌙 Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَ الْاَرْضَ
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi,
وَ جَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَ النُّوْرَ
dan menjadikan kegelapan dan cahaya,
ثُمَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُوْنَ
namun orang-orang kafir menyekutukan Tuhan mereka.
لَا نُشْرِكُ بِاللّٰهِ شَيْئًا
Kami tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun,
وَ لَا نَتَّخِذُ مِنْ دُوْنِهِ وَلِيًّا
dan tidak mengambil pelindung selain Dia.
وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَ مَا فِي الْاَرْضِ
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan di bumi,
وَ لَهُ الْحَمْدُ فِي الْاٰخِرَةِ
dan bagi-Nya pula segala puji di akhirat,
وَ هُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ
dan Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْاَرْضِ وَ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا
Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya,
وَ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا
dan apa yang turun dari langit serta yang naik kepadanya,
وَ هُوَ الرَّحِيْمُ الْغَفُوْرُ
dan Dia Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
كَذٰلِكَ اللّٰهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ إِلَيْهِ الْمَصِيْرُ
Demikianlah Allah, tiada Tuhan selain Dia, kepada-Nyalah tempat kembali.
وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الْاَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِ
Segala puji bagi Allah yang menahan langit agar tidak jatuh ke bumi kecuali dengan izin-Nya,
إِنَّ اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَؤُفٌ رَحِيْمٌ
sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
اَللّٰهُمَّ ارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ
Ya Allah, rahmatilah kami dengan rahmat-Mu,
وَ اعْمُمْنَا بِمَغْفِرَتِكَ
dan liputilah kami dengan ampunan-Mu,
إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ
sesungguhnya Engkau Maha Tinggi lagi Maha Besar.
وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَا مَقْنُوطٌ مِنْ رَحْمَتِهِ
Segala puji bagi Allah yang tidak ada yang berputus asa dari rahmat-Nya,
وَ لَا مَخْلُوٌّ مِنْ نِعْمَتِهِ
dan tidak ada yang luput dari nikmat-Nya,
وَ لَا مُؤْيَسٌ مِنْ رَوْحِهِ
dan tidak ada yang putus harapan dari pertolongan-Nya,
وَ لَا مُسْتَنْكِفٌ عَنْ عِبَادَتِهِ
dan tidak ada yang layak menyombongkan diri dari ibadah kepada-Nya.
بِكَلِمَتِهِ قَامَتِ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ
Dengan kalimat-Nya berdirilah tujuh langit,
وَ اسْتَقَرَّتِ الْاَرْضُ الْمِهَادُ
dan bumi menjadi kokoh sebagai hamparan,
وَ ثَبَتَتِ الْجِبَالُ الرَّوَاسِيْ
dan gunung-gunung menjadi teguh,
وَ جَرَتِ الرِّيَاحُ اللَّوَاقِحُ
dan angin bertiup membawa kesuburan,
وَ سَارَ فِي جَوِّ السَّمَاءِ السَّحَابُ
dan awan berjalan di angkasa,
وَقَامَتْ عَلَى حُدُودِهَا الْبِحَارُ
dan lautan tetap pada batas-batasnya.
وَ هُوَ إِلٰهٌ لَهَا وَ قَاهِرٌ
Dan Dia adalah Tuhan bagi semuanya dan Maha Menguasai,
يَذِلُّ لَهُ الْمُتَعَرِّزُوْنَ
orang-orang yang sombong menjadi hina di hadapan-Nya,
وَ يَتَضَاءَلُ لَهُ الْمُتَكَبِّرُوْنَ
dan orang-orang angkuh menjadi kecil di hadapan-Nya.
وَ يَدِينُ لَهُ طَوْعًا وَ كَرْهًا الْعَالَمُونَ
Dan seluruh alam tunduk kepada-Nya, baik dengan sukarela maupun terpaksa.
نَحْمَدُهُ كَمَا حَمِدَ نَفْسَهُ وَ كَمَا هُوَ أَهْلُهُ
Kami memuji-Nya sebagaimana Dia memuji diri-Nya dan sebagaimana Dia layak dipuji.
وَ نَسْتَعِينُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَسْتَهْدِيهِ
Kami memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan-Nya, dan memohon petunjuk-Nya.
وَ نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
يَعْلَمُ مَا تُخْفِي النُّفُوسُ
Dia mengetahui apa yang disembunyikan oleh jiwa,
وَ مَا تُجِنُّ الْبِحَارُ
dan apa yang tersembunyi di dalam lautan,
وَ مَا تَوَارَى مِنْهُ ظُلْمَةٌ
dan apa pun yang tertutup oleh kegelapan,
وَ لَا تَغِيبُ عَنْهُ غَائِبَةٌ
dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.
وَ مَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ مِنْ شَجَرَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا
Tidaklah sehelai daun pun jatuh dari pohon kecuali Dia mengetahuinya,
وَ لَا حَبَّةٍ فِي ظُلْمَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا
dan tidak pula sebutir biji dalam kegelapan kecuali Dia mengetahuinya.
لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ
Tiada Tuhan selain Dia,
وَ لَا رَطْبٍ وَ لَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
dan tidak ada yang basah maupun kering melainkan tercatat dalam kitab yang nyata.
وَ يَعْلَمُ مَا يَعْمَلُ الْعَامِلُونَ
Dia mengetahui apa yang dikerjakan oleh para pelaku,
وَ أَيَّ مَجْرًى يَجْرُونَ
ke mana arah perjalanan mereka,
وَ إِلَى أَيِّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ
dan ke tempat mana mereka akan kembali.
وَنَسْتَهْدِي اللّٰهَ بِالْهُدَى
Kami memohon petunjuk kepada Allah dengan petunjuk-Nya,
وَ نَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ نَبِيُّهُ وَ رَسُولُهُ
dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya, nabi-Nya, dan rasul-Nya,
إِلَى خَلْقِهِ وَ أَمِينُهُ عَلَى وَحْيِهِ
yang diutus kepada makhluk-Nya dan dipercaya atas wahyu-Nya,
وَ أَنَّهُ قَدْ بَلَّغَ رِسَالَاتِ رَبِّهِ
dan bahwa beliau telah menyampaikan risalah Tuhannya,
وَ جَاهَدَ فِي اللّٰهِ
dan berjihad di jalan Allah,
الْحَائِدِينَ عَنْهُ الْعَادِلِينَ بِهِ
melawan orang-orang yang menyimpang dari-Nya dan menyekutukan-Nya,
وَ عَبَدَ اللّٰهَ حَتَّى أَتَاهُ الْيَقِينُ
dan beliau menyembah Allah hingga datang kepadanya keyakinan (ajal).
صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ سَلَّمَ
Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya dan keluarganya.
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللّٰهِ
Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah,
الَّذِي لَا تَبْرَحُ مِنْهُ نِعْمَةٌ
yang nikmat-Nya tidak pernah terputus,
وَ لَا تَنْفَدُ مِنْهُ رَحْمَةٌ
dan rahmat-Nya tidak pernah habis,
وَ لَا يَسْتَغْنِي الْعِبَادُ عَنْهُ
dan para hamba tidak pernah bisa merasa cukup tanpa-Nya,
وَ لَا يَجْزِي أَنْعُمَهُ الْأَعْمَالُ
dan amal tidak akan mampu membalas nikmat-nikmat-Nya.
الَّذِي رَغَّبَ فِي التَّقْوَى
Dialah yang mendorong kepada ketakwaan,
وَ زَهَّدَ فِي الدُّنْيَا
dan menjadikan dunia tidak berharga,
وَ حَذَّرَ الْمَعَاصِيَ
dan memperingatkan dari maksiat.
وَ تَعَزَّزَ بِالْبَقَاءِ
Dia Maha Mulia dengan keabadian-Nya,
وَ ذَلَّلَ خَلْقَهُ بِالْمَوْتِ وَ الْفَنَاءِ
dan menundukkan makhluk-Nya dengan kematian dan kefanaan.
وَ الْمَوْتُ غَايَةُ الْمَخْلُوقِينَ
Dan kematian adalah akhir dari seluruh makhluk,
وَ سَبِيلُ الْعَالَمِينَ
jalan yang pasti dilalui semua makhluk,
وَ مَعْقُودٌ بِنَوَاصِي الْبَاقِينَ
dan terkait pada ubun-ubun orang-orang yang hidup.
لَا يُعْجِزُهُ إِبَاقُ الْهَارِبِينَ
Tidak ada yang dapat lari darinya,
وَ عِنْدَ حُلُولِهِ يَأْسِرُ أَهْلَ الْهَوَى
dan ketika datang, ia menawan para pengikut hawa nafsu,
يَهْدِمُ كُلَّ لَذَّةٍ
menghancurkan setiap kenikmatan,
وَ يُزِيلُ كُلَّ نِعْمَةٍ
menghilangkan setiap nikmat,
وَ يَقْطَعُ كُلَّ بَهْجَةٍ
dan memutus setiap kebahagiaan.
وَ الدُّنْيَا دَارٌ كَتَبَ اللّٰهُ لَهَا الْفَنَاءَ
Dunia adalah tempat yang telah Allah tetapkan baginya kehancuran,
وَ لِأَهْلِهَا مِنْهَا الْجَلَاءَ
dan bagi penghuninya akan ada perpisahan darinya.
فَأَكْثَرُهُمْ يَنْوِي بَقَاءَهَا
Namun kebanyakan manusia berharap dunia ini kekal,
وَ يُعَظِّمُ بَنَاءَهَا
dan membesarkan (membangun) urusan dunia.
وَ هِيَ حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ
Padahal dunia itu manis dan menghijau (menarik),
قَدْ عُجِّلَتْ لِلطَّالِبِ
dan disegerakan bagi siapa yang mencarinya,
وَ الْتَبَسَتْ بِقَلْبِ النَّاظِرِ
serta bercampur dalam hati orang yang memandangnya.
وَ تُضْنِي ذَا الثَّرْوَةِ الضَّعِيفَ
Ia melemahkan orang kaya yang lemah (karena cinta dunia),
وَ يَجْتَوِيهَا الْخَائِفُ الْوَجِلُ
dan menjadikannya menderita bagi orang yang takut dan gelisah.
فَارْتَحِلُوا مِنْهَا يَرْحَمُكُمُ اللّٰهُ
Maka berangkatlah (lepaskan diri) dari dunia, semoga Allah merahmati kalian,
بِأَحْسَنِ مَا بِحَضْرَتِكُمْ
dengan bekal terbaik yang kalian miliki,
وَ لَا تَطْلُبُوا مِنْهَا أَكْثَرَ مِنَ الْقَلِيلِ
dan jangan meminta darinya lebih dari yang sedikit,
وَ لَا تَسْأَلُوا مِنْهَا فَوْقَ الْكَفَافِ
dan jangan mencari darinya lebih dari sekadar kecukupan.
وَ ارْضَوْا مِنْهَا بِالْيَسِيرِ
Ridhalah dengan yang sedikit darinya,
وَ لَا تَمُدُّنَّ أَعْيُنَكُمْ
dan janganlah kalian memanjangkan pandangan (terpikat),
إِلَى مَا مُتِّعَ الْمُتْرَفُونَ بِهِ
kepada kenikmatan yang diberikan kepada orang-orang yang berlebihan.
وَ اسْتَهِينُوا بِهَا وَ لَا تُوَطِّنُوهَا
Remehkanlah dunia dan jangan menjadikannya tempat tinggal hati,
وَ أَضِرُّوا بِأَنْفُسِكُمْ فِيهَا
dan bersiaplah berlelah diri di dalamnya (untuk akhirat).
وَ إِيَّاكُمْ وَ التَّنَعُّمَ وَ التَّلَهِّيَ
Dan jauhilah kemewahan serta kelalaian,
وَ الْفَاكِهَاتِ
dan kesenangan yang berlebihan,
فَإِنَّ فِي ذٰلِكَ غَفْلَةً وَ اغْتِرَارًا
karena itu semua membawa kelalaian dan tipu daya.
أَلَا إِنَّ الدُّنْيَا قَدْ تَنَكَّرَتْ وَ أَدْبَرَتْ
Ketahuilah! Dunia telah berubah dan berpaling,
وَ احْلَوْلَتْ وَ آذَنَتْ بِوَدَاعٍ
terlihat manis namun telah memberi tanda perpisahan.
أَلَا وَ إِنَّ الْآخِرَةَ قَدْ رَحَلَتْ فَأَقْبَلَتْ
Dan ketahuilah! Akhirat telah datang mendekat,
وَ أَشْرَفَتْ وَ آذَنَتْ بِاطِّلَاعٍ
telah tampak dan memberi tanda kedatangannya.
أَلَا وَ إِنَّ الْمِضْمَارَ الْيَوْمَ وَ السِّبَاقَ غَدًا
Ketahuilah! Hari ini adalah tempat berlatih, dan besok adalah perlombaan,
أَلَا وَ إِنَّ السُّبْقَةَ الْجَنَّةُ
dan kemenangan adalah surga,
وَ الْغَايَةَ النَّارُ
sedangkan tujuan akhir (bagi yang kalah) adalah neraka.
أَلَا أَفَلَا تَائِبٌ مِنْ خَطِيئَتِهِ
Tidakkah ada yang mau bertaubat dari dosanya,
قَبْلَ يَوْمِ مَنِيَّتِهِ
sebelum datang hari kematiannya?
أَلَا عَامِلٌ لِنَفْسِهِ
Tidakkah ada yang mau beramal untuk dirinya,
قَبْلَ يَوْمِ بُؤْسِهِ وَ فَقْرِهِ
sebelum datang hari kesengsaraan dan kefakirannya?
جَعَلَنَا اللّٰهُ وَ إِيَّاكُمْ مِمَّنْ يَخَافُهُ وَ يَرْجُو ثَوَابَهُ
Semoga Allah menjadikan kami dan kalian termasuk orang yang takut kepada-Nya dan mengharap pahala-Nya.
أَلَا إِنَّ هٰذَا الْيَوْمَ يَوْمٌ جَعَلَهُ اللّٰهُ لَكُمْ عِيدًا
Ketahuilah! Hari ini adalah hari yang Allah jadikan sebagai hari raya bagi kalian,
وَ جَعَلَكُمْ لَهُ أَهْلًا
dan menjadikan kalian sebagai orang yang layak merayakannya.
فَاذْكُرُوا اللّٰهَ يَذْكُرْكُمْ
Maka ingatlah Allah, niscaya Dia mengingat kalian,
وَ ادْعُوهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ
dan berdoalah kepada-Nya, niscaya Dia mengabulkan kalian.
وَ أَدُّوا فِطْرَتَكُمْ
Dan tunaikanlah zakat fitrah kalian,
فَإِنَّهَا سُنَّةُ نَبِيِّكُمْ
karena itu adalah sunnah Nabi kalian,
وَ فَرِيضَةٌ وَاجِبَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ
dan kewajiban dari Tuhan kalian.
فَلْيُؤَدِّهَا كُلُّ امْرِئٍ مِنْكُمْ عَنْ نَفْسِهِ
Maka hendaklah setiap orang menunaikannya untuk dirinya,
وَ عَنْ عِيَالِهِ
dan untuk keluarganya,
ذَكَرِهِمْ وَ أُنْثَاهُمْ
baik laki-laki maupun perempuan,
وَ صَغِيرِهِمْ وَ كَبِيرِهِمْ
kecil maupun besar,
وَ حُرِّهِمْ وَ مَمْلُوكِهِمْ
merdeka maupun hamba.
صَاعًا مِنْ بُرٍّ أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ
Satu sha’ dari gandum, atau kurma, atau jelai.
وَ أَطِيعُوا اللّٰهَ فِيمَا فَرَضَ عَلَيْكُمْ
Taatilah Allah dalam apa yang telah Dia wajibkan atas kalian,
وَ أَمَرَكُمْ بِهِ مِنْ إِقَامِ الصَّلَاةِ
dan yang Dia perintahkan seperti menegakkan shalat,
وَ إِيتَاءِ الزَّكَاةِ
menunaikan zakat,
وَ حِجِّ الْبَيْتِ
dan haji ke Baitullah,
وَ صَوْمِ شَهْرِ رَمَضَانَ
serta puasa di bulan Ramadhan,
وَ الْأَمْرِ بِالْمَعْرُوفِ وَ النَّهْيِ عَنِ الْمُنْكَرِ
dan amar ma’ruf serta nahi munkar,
وَ الْإِحْسَانِ إِلَى نِسَائِكُمْ
serta berbuat baik kepada istri-istri kalian,
وَ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ
dan kepada yang berada dalam tanggungan kalian.
وَ أَطِيعُوا اللّٰهَ فِيمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ
Dan taatilah Allah dalam apa yang Dia larang dari kalian,
مِنْ قَذْفِ الْمُحْصَنَةِ
seperti menuduh wanita suci,
وَ إِتْيَانِ الْفَاحِشَةِ
melakukan perbuatan keji,
وَ شُرْبِ الْخَمْرِ
meminum khamr,
وَ بَخْسِ الْمِكْيَالِ وَ نَقْصِ الْمِيزَانِ
mengurangi takaran dan timbangan,
وَ شَهَادَةِ الزُّورِ
memberi kesaksian palsu,
وَ الْفِرَارِ مِنَ الزَّحْفِ
dan lari dari medan perjuangan.
عَصَمَنَا اللّٰهُ وَ إِيَّاكُمْ بِالتَّقْوَى
Semoga Allah menjaga kami dan kalian dengan ketakwaan,
وَ جَعَلَ الْآخِرَةَ خَيْرًا لَنَا وَ لَكُمْ مِنَ الْأُولَى
dan menjadikan akhirat lebih baik bagi kami dan kalian daripada dunia.
إِنَّ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللّٰهِ
Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitab Allah,
أَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk,
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
قُلْ هُوَ اللّٰهُ أَحَدٌ…
Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa… (Surah Al-Ikhlas)

🌙 Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ
Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya dan memohon pertolongan-Nya,
وَ نُؤْمِنُ بِهِ وَ نَتَوَكَّلُ عَلَيْهِ
kami beriman kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya,
وَ نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
dan kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya,
وَ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُولُهُ
dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,
صَلَوَاتُ اللّٰهِ وَ سَلَامُهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ
shalawat dan salam Allah atasnya dan keluarganya.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَ آلِ إِبْرَاهِيمَ
sebagaimana Engkau telah melimpahkan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim,
إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ
Ya Allah, ampunilah kaum mukminin dan mukminat,
وَ الْمُسْلِمِينَ وَ الْمُسْلِمَاتِ
dan kaum muslimin serta muslimat,
اَللّٰهُمَّ اجْعَلِ التَّقْوَى زَادَهُمْ
Ya Allah, jadikan takwa sebagai bekal mereka,
وَ الْإِيمَانَ وَ الْحِكْمَةَ فِي قُلُوبِهِمْ
dan iman serta hikmah dalam hati mereka,
وَ أَوْزِعْهُمْ أَنْ يَشْكُرُوا نِعْمَتَكَ
dan ilhamkan mereka untuk mensyukuri nikmat-Mu.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِمَنْ تُوُفِّيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Ya Allah, ampunilah orang-orang mukmin yang telah wafat,
وَ مَنْ هُوَ لَاحِقٌ بِهِمْ
dan yang akan menyusul mereka.
إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ
Sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan dan kebaikan,
وَ إِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى
serta memberi kepada kerabat,
وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْيِ
dan melarang perbuatan keji, mungkar, dan zalim,
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Dia menasihati kalian agar kalian mengambil pelajaran.
اذْكُرُوا اللّٰهَ يَذْكُرْكُمْ
Ingatlah Allah, niscaya Dia mengingat kalian,
وَ اسْأَلُوهُ مِنْ فَضْلِهِ
dan mintalah kepada-Nya dari karunia-Nya,
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
Wahai Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia,
وَ فِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
dan kebaikan di akhirat,
وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ
dan lindungilah kami dari azab neraka.
🌟 Penutup
Selesailah khutbah Idul Fitri yang agung ini—penuh:
✔ tauhid
✔ makrifat
✔ zuhud
✔ peringatan kematian
✔ dan tuntunan sosial (zakat & akhlak)

🌙 TAFSIR MAKRIFAT KHUTBAH IDUL FITRI
1. 🌌 Tauhid Awal: “Allah menciptakan cahaya dan kegelapan” 👉 Makna lahir:
Allah pencipta segala sesuatu.
👉 Makna makrifat:
“Cahaya” = nur ma’rifat (kesadaran Ilahi dalam hati)
“Kegelapan” = ghaflah (lupa kepada Allah)
📌 Rahasia:
Setelah Ramadhan, manusia diuji:
apakah ia hidup dalam nur,
atau kembali ke zulumat (kegelapan nafsu)
➡️ Idul Fitri = hari penentuan: hati terang atau gelap
2. 🕊️ “Kami tidak menyekutukan Allah” 👉 Makrifat:
Syirik tidak hanya menyembah berhala.
💡 Dalam batin: • Bergantung pada manusia → syirik halus
Mengandalkan diri sendiri → syirik tersembunyi
Mencari pujian → syirik amal
📌 Imam Ali ingin:
➡️ Hati hanya bergantung kepada Allah, bukan sebab.
3. 🌧️ “Allah mengetahui yang masuk ke bumi dan yang naik ke langit” 👉 Makrifat:
Yang “masuk ke bumi” = amal yang tersembunyi
Yang “naik ke langit” = amal yang diterima 📌 Rahasia: Tidak semua amal naik ke langit. Yang naik hanyalah:
ikhlas
suci dari riya
➡️ Idul Fitri = bukan banyaknya amal, tapi yang diterima
4. 💔 “Tidak ada yang putus dari rahmat-Nya” 👉 Makrifat:
Putus asa = tanda tidak mengenal Allah. 📌 Rahasia besar: • Dosa sebesar apa pun → kecil di hadapan rahmat Allah• Tapi merasa aman dari dosa → kehancuran
➡️ Jalan makrifat:
antara خوف (takut) dan رجاء (harap)
5. 🌍 “Dunia akan fana dan manusia akan berpisah darinya”
👉 Makrifat: Dunia bukan sekadar tempat, tapi keadaan hati.
💡 Dunia dalam batin adalah:
sesuatu yang membuatmu lalai dari Allah 📌 Maka: • Orang miskin bisa “duniawi” • Orang kaya bisa “zahid” ➡️ Zuhud = bukan meninggalkan dunia, tapi mengosongkan hati dari selain Allah
6. ⚰️ “Kematian menghancurkan semua kenikmatan” 👉 Makrifat:
Kematian bukan akhir — tapi penyingkap hakikat 📌 Rahasia:
Saat mati: • yang tersisa bukan amal lahir • tapi hakikat hati
➡️ Orang yang hidup untuk Allah: mati = pertemuan
➡️ Orang yang hidup untuk dunia:
mati = kehancuran
7. 🏁 “Hari ini tempat latihan, besok perlombaan” 👉 Makrifat:
Dunia = medan latihan jiwa
Akhirat = hasil akhir kesadaran
📌 Rahasia: • Shalat → melatih حضور (kehadiran hati) • Puasa → melatih ikhlas • Zakat → memutus keterikatan ➡️ Idul Fitri = bukan akhir Ramadhan, tapi hasil latihan spiritual
8. 🔥 “Surga kemenangan, neraka tujuan akhir” 👉 Makrifat: • Surga = kedekatan dengan Allah • Neraka = keterpisahan dari Allah 📌 Rahasia terdalam: Surga & neraka bukan hanya tempat, tapi keadaan jiwa.
➡️ Hati yang dekat = sudah “surga”➡️ Hati yang jauh = sudah “neraka”
9. 🧎 “Apakah tidak ada yang bertaubat?” 👉 Makrifat:
Taubat bukan hanya meninggalkan dosa. 💡 Taubat sejati: • kembali dari diri → kepada Allah • dari ego → ke kehambaan 📌 Dalam irfan
Taubat ada tingkatan:
1. dari dosa
2. dari kelalaian
3. dari selain Allah
10. 🌙 “Hari ini Allah jadikan hari raya” 👉 Makrifat:
Idul Fitri bukan sekadar makan & baju baru. 📌 Hakikatnya:
➡️ “Id” = kembali
➡️ “Fitri” = fitrah (kesucian awal)
💡 Maka: Idul Fitri = ➡️ kembali ke fitrah ruhani sebelum dosa
11. 💰 “Tunaikan zakat fitrah”
👉 Makrifat:
Zakat fitrah = penyucian terakhir
📌 Rahasia: • Puasa membersihkan jiwa • Zakat membersihkan keterikatan dunia ➡️ Tanpa zakat: penyucian belum sempurna
12. ⚖️ Perintah & Larangan (syariat) 👉 Makrifat:
Syariat bukan beban, tapi jalan penjagaan hati 📌 Rahasia:
Maksiat = kegelapan hati
Taat = cahaya hati
➡️ Tujuan hukum = menjaga نور القلب (cahaya hati)
🌟 KESIMPULAN MAKRIFAT
Khutbah ini sebenarnya mengajarkan:
1. Tauhid → melihat hanya Allah
2. Zuhud → tidak tertipu dunia
3. Muraqabah → sadar Allah selalu melihat
4. Taubat → kembali ke fitrah
5. Akhirat → tujuan sejati

RAHASIA TERDALAM (INTI KHUTBAH)
👉 Idul Fitri bukan hari kemenangan lahir 👉 Tapi hari penyingkapan hati
📌 Pertanyaan hakiki:
Apakah hatimu lebih dekat ke Allah? • Atau kembali ke dunia?

TAFSIR IRFĀNĪ KHUTBAH IDUL FITRI
‎1. 🌌 “خلق السماوات والأرض” → Penciptaan langit & bumi
🔍 Makna irfānī:
“Langit” = dimensi ruh (malakut)
“Bumi” = dimensi jasad (mulk)
📌 Hakikat: Manusia adalah pertemuan langit dan bumi.
➡️ Idul Fitri = saat ruh harus kembali menguasai jasad, bukan sebaliknya.
‎2. 🌑 “الظلمات والنور” → Kegelapan & cahaya
🔍 Dalam irfan: • Zulumat = lapisan ego (nafs ammārah) • Nur = tajalli (manifestasi cahaya Allah dalam hati) 📌 Rahasia: Ramadhan = proses mengikis zulumat
Idul Fitri = melihat berapa banyak nur yang tersisa➡️ Jika hati masih gelap → belum “fitri”
‎3. 🕊️ “لا نشرك بالله شيئا” → Tidak syirik
🔍 Irfan: Syirik tertinggi = melihat selain Allah sebagai “ada” 📌 Dalam pandangan arif: • Tidak ada yang wujud hakiki selain Allah  • Selain-Nya hanyalah tajalli (penampakan) ➡️ Tauhid hakiki: bukan hanya “Allah satu”, tetapi “tidak ada selain Dia” (لا موجود إلا الله secara makna irfani)
4. 🌧️ Ilmu Allah atas segala sesuatu
🔍 Irfan:
“Allah mengetahui” bukan sekadar ilmu →
tapi Allah hadir dalam segala sesuatu 📌 Hakikat:
Dia bukan hanya melihat
Dia adalah realitas yang membuat sesuatu itu ada
➡️ Maka arif melihat: segala sesuatu = cermin Allah
‎5. 💔 “لا مقنوط من رحمته” → Tidak putus dari rahmat
🔍 Irfan:
Rahmat Allah = tajalli kasih-Nya
📌 Bahkan dosa pun:
➡️ bisa menjadi jalan menuju Allah
jika melahirkan kehancuran ego (inkisār)
➡️ Maka arif tidak melihat dosa sebagai akhir,
tapi sebagai pintu kembali
6. 🌍 Hakikat Dunia
🔍 Irfan:
Dunia bukan benda — tapi hijab (penghalang)
📌 Definisi irfani:
➡️ Dunia = apa saja yang membuatmu lupa Allah
💡 Maka: • Zuhud bukan meninggalkan dunia 
Tapi menyingkap hijab
7. ⚰️ Kematian (الموت)
🔍 Dalam irfan:
Kematian = tajalli kebenaran
📌 Hadis makrifat:”Manusia tidur, ketika mati mereka bangun”
➡️ Arif tidak menunggu mati,
dia mati sebelum mati (موتوا قبل أن تموتوا)
💡 Artinya: • mematikan ego
sebelum jasad mati
‎8. 🏁 “المضمار اليوم والسباق غدا”
🔍 Irfan: • Dunia = tempat latihan fana • Akhirat = tempat ظهور الحقيقة (penyingkapan hakikat)
📌 Rahasia: Apa yang kamu latih di dunia → itulah yang akan tampak di akhirat ➡️ Jika hati penuh Allah → tampak نور ➡️ Jika penuh dunia → tampak نار
9. 🔥 Surga & Neraka
🔍 Irfan: • Surga = tajalli جمال (keindahan Allah) • Neraka = tajalli جلال (keagungan/kerasnya Allah)
📌 Keduanya dari Allah tapi sesuai kesiapan jiwa ➡️ Jiwa yang bersih → melihat جمال ➡️ Jiwa kotor → merasakan جلال sebagai azab
10. 🧎 Taubat (التوبة)
🔍 Dalam irfan, taubat berlapis:
1. Taubat awam → dari dosa
2. Taubat khusus → dari kelalaian
3. Taubat arif → dari melihat selain Allah 📌 Tingkat tertinggi: ➡️ kembali dari “aku” menuju “Dia”
11. 🌙 Idul Fitri (الفطرة)
🔍 Irfan: Fitrah = keadaan asli ruh sebelum turun ke dunia 📌 Hakikat:
Ruh mengenal Allah sebelum lahir
Dunia membuat lupa ➡️ Idul Fitri = kembali ke kesadaran asal itu
12. 💰 Zakat Fitrah
🔍 Irfan:
Bukan hanya memberi makanan
📌 Makna batin:
➡️ melepaskan “kepemilikan diri”
💡 Karena: • Selama masih merasa “aku punya” • maka belum sampai tauhid
🌟 INTI IRFĀN KHUTBAH INI
Khutbah ini sebenarnya menggambarkan:
🔁 Perjalanan ruh:
1. Dari Allah (fitrah)
2. Turun ke dunia (hijab)
3. Disucikan (Ramadhan)
4. Kembali (Idul Fitri)
✨ RAHASIA PALING DALAM
👉 Idul Fitri bukan sekadar kembali suci 👉 Tapi kembali “tidak melihat diri” 📌 Dalam bahasa arifin: “Bukan engkau yang kembali ke Allah, tapi engkau lenyap, dan yang ada hanya Allah.”
🌌 PENUTUP IRFANI
Jika khutbah ini benar-benar dihidupkan:
Dunia tidak lagi memikat
Kematian tidak lagi menakutkan
Ibadah bukan beban
Dan hati selalu hadir bersama Allah

Ziarah Imam Husein as di Hari Fitri

السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا ابْنَ رَسُولِ اللَّهِ،
Salam sejahtera atasmu wahai putra Rasulullah,
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا ابْنَ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ،
Salam atasmu wahai putra Amirul Mukminin,
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا ابْنَ الصِّدِّيقَةِ الطَّاهِرَةِ سَيِّدَةِ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ،
Salam atasmu wahai putra wanita yang sangat benar dan suci, penghulu para wanita seluruh alam,
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا مَوْلَايَ يَا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Salam atasmu wahai tuanku, wahai Aba Abdillah, serta rahmat Allah dan keberkahan-Nya.
أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ أَقَمْتَ الصَّلَاةَ،
Aku bersaksi bahwa engkau telah menegakkan shalat,
وَآتَيْتَ الزَّكَاةَ،
dan menunaikan zakat,
وَأَمَرْتَ بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَيْتَ عَنِ الْمُنْكَرِ،
dan memerintahkan yang ma’ruf serta mencegah yang mungkar,
وَتَلَوْتَ الْكِتَابَ حَقَّ تِلَاوَتِهِ،
dan engkau membaca Kitab (Al-Qur’an) dengan sebenar-benarnya bacaan,
وَجَاهَدْتَ فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ،
dan berjihad di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya,
وَصَبَرْتَ عَلَى الْأَذَى فِي جَنْبِهِ مُحْتَسِبًا حَتَّى أَتَاكَ الْيَقِينُ.
dan engkau bersabar atas segala gangguan di jalan-Nya dengan penuh keikhlasan hingga datang kepadamu keyakinan (kematian).
وَأَشْهَدُ أَنَّ الَّذِينَ خَالَفُوكَ وَحَارَبُوكَ،
Dan aku bersaksi bahwa orang-orang yang menentang dan memerangimu,
وَأَنَّ الَّذِينَ خَذَلُوكَ وَالَّذِينَ قَتَلُوكَ
dan orang-orang yang meninggalkanmu serta yang membunuhmu,
مَلْعُونُونَ عَلَى لِسَانِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ،
terlaknat melalui lisan Nabi yang ummi,
وَقَدْ خَابَ مَنِ افْتَرَى،
dan sungguh merugilah orang yang berdusta,
لَعَنَ اللَّهُ الظَّالِمِينَ لَكُمْ مِنَ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ،
Allah melaknat orang-orang zalim terhadap kalian dari yang terdahulu dan yang kemudian,
وَضَاعَفَ عَلَيْهِمُ الْعَذَابَ الْأَلِيمَ.
dan melipatgandakan atas mereka azab yang pedih.
أَتَيْتُكَ يَا مَوْلَايَ يَا ابْنَ رَسُولِ اللَّهِ،
Aku datang kepadamu wahai tuanku, wahai putra Rasulullah,
زَائِرًا عَارِفًا بِحَقِّكَ،
sebagai peziarah yang mengenal hakmu,
مُوَالِيًا لِأَوْلِيَائِكَ، مُعَادِيًا لِأَعْدَائِكَ،
mencintai para wali-walimu dan memusuhi musuh-musuhmu,
مُسْتَبْصِرًا بِالْهُدَى الَّذِي أَنْتَ عَلَيْهِ،
dengan pemahaman yang terang atas petunjuk yang engkau pegang,
عَارِفًا بِضَلَالَةِ مَنْ خَالَفَكَ،
dan mengetahui kesesatan orang yang menentangmu,
فَاشْفَعْ لِي عِنْدَ رَبِّكَ.
maka berilah syafaat untukku di sisi Tuhanmu.
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حُجَّةَ اللَّهِ فِي أَرْضِهِ وَسَمَائِهِ،
Salam atasmu wahai hujjah Allah di bumi dan langit-Nya,
صَلَّى اللَّهُ عَلَى رُوحِكَ الطَّيِّبَةِ وَجَسَدِكَ الطَّاهِرِ،
semoga Allah melimpahkan shalawat atas ruhmu yang suci dan jasadmu yang bersih,
وَعَلَيْكَ السَّلَامُ يَا مَوْلَايَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
dan atasmu salam wahai tuanku, beserta rahmat dan berkah Allah.
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا مَوْلَايَ وَابْنَ مَوْلَا
Salam atasmu wahai tuanku dan putra tuanku,
لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ظَلَمَكَ، وَلَعَنَ مَنْ قَتَلَكَ…
Allah melaknat orang yang menzalimimu dan yang membunuhmu…
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَيُّهَا الصِّدِّيقُونَ…
Salam atas kalian wahai orang-orang yang benar,
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَيُّهَا الشُّهَدَاءُ الصَّابِرُونَ…
Salam atas kalian wahai para syuhada yang sabar,
أَشْهَدُ أَنَّكُمْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّكُمْ تُرْزَقُونَ…
Aku bersaksi bahwa kalian hidup di sisi Tuhan kalian dan diberi rezeki,
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا ابْنَ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ…
Salam atasmu wahai putra Amirul Mukminin,
أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ جَاهَدْتَ وَنَصَحْتَ وَصَبَرْتَ…
Aku bersaksi bahwa engkau telah berjihad, menasihati, dan bersabar,

Sholat Hadiah setelah Ziarah

Semoga  Bermanfaat!!!
Mohon Doa!!!!

Comments

Popular posts from this blog

Doa-doa Cepat Terkabul (Sari’ Al-Ijaabah) Dari; Imam Ali as dan Imam Musa as

Amalan Akhir & Awal Tahun ; Amalan Bulan Muharram ; Ziarah Imam Husein as dan Syuhada Karbala

Doa Pendek untuk Semua Penyakit