Doa Siang Hari Keenam Belas Romadhon, sumber dan Makrifatnya
Diriwayatkan dari Ibnu Abas ra dari Nabi saw: “Yang membaca doa ini ketika keluar dari kuburnya dia akan mendapatkan cahaya yang cemerlang berjalan bersamanya dengan berpakaian yang indah dan berkendaraan unta dan akan diberi minuman surga”.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَ آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
اَللّـهُمَّ وَفِّقْني فيهِ لِمُوافَقَةِ الاَْبْرارِ،
وَجَنِّبْني فيهِمُرافَقَةَ الاَْشْرارِ،
وَآوِني فيهِ بِرَحْمَتِكَ اِلى دارِالْقَـرارِ،
بِاِلهِيَّتِكَ يا اِلـهَ الْعالَمينَ .
Allâhummah dinî fîhi li’amalil abrôri wa-jannibnî fîhi murôfaqotal asyrôri wa-adkhilnî fîhi birohmatika dârol qorôri bi ilâhiyyatika yâ ilâhal ‘alamîna.
Ya Allah, tunjukan aku (cara) beramal orang-orang yang abror di bulan ini, jauhkanlah aku dari berteman dengan para pendurhaka dan dengan rahmat-Mu, tempatkan aku di kediaman yang kekal nantinya. Demi ketuhanan-Mu, wahai Tuhan alam semesta.
Doa Siang Hari ke-16 Ramadhan
1. Sumber Riwayat Doa
Doa hari ke-16 Ramadhan termasuk dalam rangkaian “Ad‘iyah Ayyām Shahr Ramadhān” (doa harian bulan Ramadhan) yang banyak diriwayatkan dalam literatur doa klasik Islam. Beberapa sumber yang sering disebut antara lain:
1. Iqbal al-A’mal
• Disusun oleh Sayyid Ibn Tawus (w. 664 H).
• Kitab ini memuat amalan dan doa setiap hari bulan Ramadhan, termasuk doa hari ke-16.
2. Misbah al-Mutahajjid
• Karya Shaykh al-Tusi.
• Salah satu rujukan penting doa-doa ibadah malam dan bulan Ramadhan.
3. Bihar al-Anwar
• Disusun oleh Muhammad Baqir al-Majlisi.
• Menghimpun berbagai riwayat doa Ramadhan dari kitab-kitab sebelumnya.
4. Doa-doa harian Ramadhan juga sering dikutip dalam kitab doa populer seperti:
• Mafatih al-Jinan oleh Abbas Qumi.
Catatan:
Riwayat keutamaan seperti keluar dari kubur dengan cahaya, pakaian indah, dan kendaraan adalah bagian dari tradisi fadhilah amal dalam kitab-kitab doa dan tidak selalu disebut dengan sanad hadis yang kuat, tetapi digunakan sebagai targhib (motivasi spiritual) dalam ibadah Ramadhan.
Makrifat Doa Hari ke-16 Ramadhan
Doa ini memiliki tiga permintaan ruhani utama yang sangat dalam dalam perspektif makrifat.
1. وَفِّقْني فيهِ لِمُوافَقَةِ الاَْبْرار
“Berilah aku taufiq untuk menyesuaikan diri dengan amal orang-orang abrar.”
Makrifatnya; Dalam tasawuf dan hikmah Ahlul Bait: Abrar (الأبرار) bukan sekadar orang baik, tetapi hamba yang hatinya bersih dari selain Allah. Dalam Al-Qur’an:
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
“Sesungguhnya orang-orang abrar berada dalam kenikmatan.”
(QS. Al-Infithar: 13)
Makrifatnya:
1. Abrar adalah orang yang amalnya sesuai kehendak Allah.
2. Mereka tidak beramal karena dunia, tetapi karena cinta kepada Allah.
3. Dalam tafsir Ahlul Bayt, puncak abrār adalah para nabi dan keluarga Nabi.
Sebagian mufasir menafsirkan ayat:
إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ
(QS. Al-Insan:5)
diturunkan tentang Imam Ali ibn Abi Talib, Fatimah al-Zahra, Hasan ibn Ali, dan Imam Husayn ibn Ali. As
Artinya dalam makrifat:
Memohon menjadi seperti mereka dalam amal dan keikhlasan.
2. وَجَنِّبْني فيهِ مُرافَقَةَ الاَْشْرار
“Jauhkan aku dari persahabatan dengan orang-orang jahat.”
Makrifatnya; Dalam ilmu hakikat, teman menentukan arah ruh.
Imam Ali berkata: “Seseorang mengikuti agama temannya.”
Makrifatnya:
1. Ruh manusia saling mempengaruhi.
2. Persahabatan dengan orang fasik menggelapkan hati.
3. Persahabatan dengan orang saleh menerangi hati.
Para arif mengatakan:
“Hati manusia seperti cermin; ia memantulkan cahaya orang yang bersamanya.” Karena itu doa ini sebenarnya memohon:
perlindungan dari pengaruh spiritual yang buruk.
3. وَآوِني فيهِ بِرَحْمَتِكَ اِلى دارِ الْقَرارِ
“Tempatkan aku dengan rahmat-Mu di negeri yang kekal.”
Makrifatnya;Dar al-Qarar (دار القرار) berarti:
1. Surga
2. Kediaman ruh yang stabil
3. Kedekatan abadi dengan Allah
Al-Qur’an menyebut:
وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ
“Sesungguhnya akhirat adalah negeri yang kekal.”
(QS. Ghafir: 39)
Dalam makrifat:
Dar al-Qarar memiliki tiga tingkat:
1. Surga amal – balasan perbuatan.
2. Surga kedekatan – dekat dengan para nabi dan wali.
3. Surga makrifat – menyaksikan cahaya Ilahi.
Para arif mengatakan:
Surga tertinggi adalah kedekatan dengan Nabi dan Ahlul Bayt.
4. بِاِلهِيَّتِكَ يا اِلـهَ الْعالَمين
“Demi Ketuhanan-Mu wahai Tuhan semesta alam.” Makrifat kalimat ini:
• Mengakui Rububiyyah (pengaturan Allah) atas seluruh alam.
• Mengakui Ilahiyyah (ketuhanan Allah) atas hati manusia. Artinya:
“Ya Allah, hanya Engkau yang mampu mengubah hatiku.”
Rahasia Keutamaan Doa Ini
Riwayat menyebutkan:
• ketika bangkit dari kubur mendapat cahaya
• memakai pakaian surga
• menaiki kendaraan
Makrifat simboliknya:
1. Cahaya
Cahaya adalah iman dan wilayah.
Al-Qur’an:
“Cahaya mereka berjalan di depan mereka.”
(QS. Al-Hadid: 12)
2. Pakaian Surga
Melambangkan:
• kesucian amal
• kemuliaan ruh
3. Kendaraan
Dalam tafsir hakikat:
kendaraan melambangkan amal saleh yang membawa manusia melewati hari kiamat.
Hubungan Doa Ini dengan Jalan Ahlul Bayt
Makrifat tertinggi doa ini sebenarnya:
1. mengikuti jalan orang-orang abrar
2. menjauhi jalan para penentang kebenaran
3. menuju kediaman bersama para wali Allah
Dalam tafsir batin para ulama:
Abrar yang paling sempurna adalah Ahlul Bayt Nabi.
✅ Maka inti doa ini adalah:
“Ya Allah, jadikan aku mengikuti jalan para wali-Mu dan jangan biarkan aku mengikuti jalan musuh-musuh mereka.”
Makrifat Tersembunyi Doa Hari ke-16 Ramadhan dan Hubungannya dengan Imam Mahdi
Doa ini secara lahir tampak sederhana: memohon amal orang abrar, menjauhi orang jahat, dan masuk ke negeri kekal. Namun para ahli makrifat mengatakan bahwa doa-doa Ramadhan memiliki lapisan batin (bāthin) yang berhubungan dengan jalan wilayah para Imam Ahlul Bayt dan persiapan menuju zaman kemunculan Muhammad al-Mahdi.
Berikut 5 makrifat tersembunyi dalam doa ini.
1. Rahasia “Abrar” adalah Jalan Ahlul Bayt
وَفِّقْني فيهِ لِمُوافَقَةِ الاَْبْرارِ
“Berilah aku taufik mengikuti orang-orang abrar.”
Makrifat tersembunyi
Dalam tafsir para ulama Ahlul Bayt, istilah Abrar dalam Al-Qur’an mencapai puncaknya pada keluarga Nabi. Ayat terkenal:
إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ
(QS Al-Insan:5)
Menurut banyak riwayat , ayat ini turun tentang keluarga:
• Ali ibn Abi Talib
• Fatimah al-Zahra
• Hasan ibn Ali
• Husayn ibn Ali
Makrifatnya:
Memohon mengikuti Abrar berarti memohon mengikuti jalan wilayah Ahlul Bayt.
Dan dalam zaman sekarang, pemimpin jalan itu adalah Imam Mahdi.
Artinya doa ini secara batin adalah:
“Ya Allah, jadikan aku pengikut jalan Imam zaman.”
2. Rahasia “Menjauhi Orang Jahat”
وَجَنِّبْني فيهِ مُرافَقَةَ الاَْشْرارِ
“Jauhkan aku dari persahabatan dengan orang-orang jahat.”
Makrifat tersembunyi
Dalam tafsir hakikat:
Asyraar (orang jahat) bukan hanya orang berdosa.
Tetapi juga:
• orang yang menolak kebenaran
• orang yang memusuhi para wali Allah
• orang yang menghalangi jalan Imam
Dalam banyak riwayat tentang akhir zaman, musuh terbesar Imam Mahdi adalah:
• kezaliman
• kemunafikan
• pemimpin yang menipu agama
Karena itu doa ini sebenarnya memohon: “Ya Allah, jangan jadikan aku bagian dari barisan yang menentang Imam Mahdi.”
3. Rahasia “Dar al-Qarar”
وَآوِني فيهِ بِرَحْمَتِكَ اِلى دارِ الْقَـرارِ
“Masukkan aku dengan rahmat-Mu ke negeri yang kekal.”
Makrifat tersembunyi
Secara zahir Dar al-Qarar adalah surga.
Namun dalam tafsir batin para arif:
Dar al-Qarar memiliki tiga tingkat.
1️⃣ Surga akhirat
2️⃣ Negeri keadilan Imam Mahdi di bumi
3️⃣ kedekatan abadi dengan Allah
Banyak riwayat menyebut bahwa ketika Muhammad al-Mahdi muncul:
• bumi dipenuhi keadilan
• kezaliman hilang
• manusia hidup dalam ketenangan
Para ulama menyebut zaman itu sebagai bayangan awal Dar al-Qarar di dunia.
4. Rahasia Cahaya Saat Bangkit dari Kubur
Dalam riwayat keutamaan doa disebut: orang yang membaca doa ini akan bangkit dari kubur dengan cahaya.
Makrifatnya terkait ayat: “Cahaya mereka berjalan di depan mereka.”(QS Al-Hadid:12) Menurut sebagian riwayat Ahlul Bayt: cahaya itu adalah cahaya wilayah Imam. Artinya orang yang membaca doa ini dengan hati ikhlas akan mendapatkan:
• cahaya iman
• cahaya wilayah
• cahaya pengenalan Imam
5. Rahasia Kendaraan dan Pakaian Surga. Riwayat menyebut:
• pakaian indah
• kendaraan
• minuman surga
Para ahli makrifat menafsirkan ini sebagai simbol.
Pakaian
melambangkan kemuliaan iman dan kesucian ruh.
Kendaraan
melambangkan amal saleh yang membawa seseorang melewati hari kiamat.
Minuman surga
melambangkan ma‘rifat kepada Allah dan para wali-Nya.
Dalam riwayat Ahlul Bayt:
pengikut sejati Imam akan dikenali dengan cahaya mereka di hari kiamat.
Rahasia Besar Doa Hari ke-16
Jika diringkas, doa ini memiliki tiga permohonan besar:
1️⃣ mengikuti jalan orang-orang suci
2️⃣ tidak mengikuti jalan penentang kebenaran
3️⃣ mencapai kediaman bersama para wali Allah
Dalam makrifat Syiah, tiga hal ini berarti:
• mengikuti Ahlul Bayt
• menjauhi musuh wilayah
• bersama Imam Mahdi di dunia dan akhirat.
✅ Para arif mengatakan:
“Barangsiapa dalam Ramadhan memohon untuk mengikuti orang-orang abrar, sebenarnya ia sedang memohon agar menjadi penolong Imam Mahdi.”
Semoga Bermanfaat
Mohon Doa!!!!
Comments
Post a Comment